Tampilkan postingan dengan label kajian teori. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kajian teori. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 Maret 2012

indeks harga saham


Indeks Harga Saham merupakan suatu ukuran untuk menunjukkan trend kenaikan dan penurunan terhadap aktivitas pasar modal dengan mengaitkan nilai seluruh pasar saham yang tercatat di bursa dibandingkan dengan harga dasarnya. Metode penghitungan yang digunakan dalam menentukan angka indeks harga saham di BEJ adalah metode jumlah nilai pasar, angka indeks yang dihasilkan tersebut di dalam ilmu statistik dikenal dengan indeks nilai tertimbang atau weighted agregat indeks (Sumantoro, 1990: 34).
Semua saham yang tercatat dibursa efek diperhitungkan nilai pasar  secara keseluruhan. Sedangkan Indeks Harga Saham Gabungan (Composite Stock Price Indeks) merupakan suatu nilai yang digunakan untuk mengukur kinerja saham yang tercatat di suatu bursa efek.

Jenis-Jenis Pasar Modal



Ada beberapa jenis pasar modal menurut Agus Sartono (1997), diantaranya:

    1. Pasar Perdana (Primary Market)
Pasar perdana adalah penawaran saham dari perusahaan yang menerbitkan saham (emiten) kepada investor selama waktu yang ditetapkan oleh pihak yang menerbitkan saham tersebut diperdagangkan saham-saham atau sekuritas lainnya yang di jual untuk pertama kalinya (penawaran umum) sebelum saham tersebut dicatat di bursa. Harga saham yang akan go public (emiten) berdasarkan analisis fundamental yang

bank sebagai lembaga intermediasi




Bank adalah lembaga keuangan yang kekayaanya berbentuk likuid dan kewajiban-kewajibannya terutama dari simpanan masyarakat/pihak ketiga serta instrumen-instrumen utang yang diterbitkan (Arafat, 2006). Fungsi utama bank :
  •  Bank sebagai lembaga yang menghimpun dana masyarakat dalam bentuk simpanan baik itu giro, tabungan ataupun deposito
  • Bank sebagai lembaga yang menyalurkan dana kepada masyarakat (unit defisit) dalam bentuk kredit
  • Bank sebagai lembaga yang melancarakan transaksi perdagangan dan peredaran uang


Lembaga keuangan termasuk bank memiliki 2 tahap proses produksi :
1.      Tahap 1 (input)
Tahap input yaitu memperoleh sumber dana yang berasal dari dana bank itu sendiri atau dari dana pihak ketiga.
2.      Tahap 2 (output)
Tahap penggunaan atau pengalokasian dana (output). Kegiatan utama tahap ini adalah memberikan pinjaman (kredit) dan melakukan penanaman dalam sekuritas (investasi), disamping memberikan  jasa-jasa keuangan.
Kebutuhan akan tahap outout yang tinggi disadari bank bank tidak hanya akan cukup dengan mengandalkan dana-dana dari nasabah, dibutuhkan pasokan dana tambahan yang mampu mengimbangi lajunya kebutuhan output.