Tampilkan postingan dengan label manajemen keuangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label manajemen keuangan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 Maret 2012

kinerja bank dan asuransi

Pembangunan nasional di segala bidang memerlukan pembiayaan dan investasi yang cukup besar. Di Indonesia peranan lembaga keuangan sangat penting dan strategis agar peran masyarakat dalam pembiayaan pembangunan dapat ditingkatkan. Untuk itu maka upaya pengembangan pasar modal, lembaga perbankan dan lembaga keuangan bukan bank terutama perusahaan asuransi menjadi tuntutan penting bagi pembangunan pada saat ini maupun pada masa yang akan datang.
 (download di bawah)

analisis pengaruh earning per share (eps) dan debt equity ratio terhadap deviden per share (dps) pada perusahaan farmasi yang terdaftar di bursa efek jakarta periode tahun 1998-2004


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dari kedua variabel independen yang paling berpengaruh terhadap variabel dependen yaitu dividen per share (DPS) pada perusahaan Farmasi dan menganalisis seberapa besar pengaruhnya terhadap deviden per share (DPS).
Penelitian ini menggunakan data sekunder  dan metode yang digunakan metode teknik purposive sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak lima perusahaan Farmasi yang sudah terdaftar di Bursa Efek Jakarta berupa laporan keuangan pada perusahaan Farmasi, pada kurun waktu tujuh tahun dari tahun 1998 sampai tahun 2004 yang  dianggap memenuhi persyaratan. Alat analisis yang digunakan adalah uji signifikansi fixed effect, analisis regresi linear berganda, koefisien determinasi berganda (R2), uji-t, dan uji F,
Penelitian ini menghipotesiskan bahwa di duga earning per share (EPS) dan debt equity ratio (DER) berpengaruh terhadap dividen per share (DPS). Diduga EPS berpengaruh secara positif terhadap DPS sedangkan DER berpengaruh negatif terhadap DPS.

Rabu, 07 Maret 2012

pengaruh deviden per share (dps), return on equity(roe) dan return on investment (roi) terhadap harga saham perusahaan telekomunikasi yang terdaftar di bursa efek jakarta (bej) (periode 1999-2003)


Secara perlahan namun pasti, kegiatan pasar modal telah tumbuh dan berkembang menjadi bagian penting dari tumbuh dan berkembangnya perekonomian Indonesia. Perkembangan yang semakin pesat dari pasar modal ditandai dengan meningkatnya jumlah perusahaan. Tahun 1982 baru 23 perusahaan, tetapi setelah itu terhenti pada angka 24 perusahaan sampai dengan tahun 1988. Baru tahun-tahun berikutnya terjadi peningkatan yang cukup pesat, mencapai jumlah 333 perusahaan pada tahun 2003. Pasar modal diharapkan mampu menjadi alternatif pendanaan bagi perusahaan-perusahaan Indonesia disamping perbankan dan perseorangan serta alternatif dalam melakukan investasi.
download : landasan teori
download : metode penelitian
download pembahasan di bawah

penerapan capital assets pricing model (capm) dalam analisis hubungan risiko dan tingkat keuntungan pada industri pulp and paper di bursa efek jakarta


Pasar modal adalah pasar untuk berbagai instrumen keuangan (sekuritas) jangka panjang yang bisa diperjualbelikan, baik dalam bentuk hutang maupun modal sendiri, baik yang diterbitkan oleh pemerintah, public authorities maupun perusahaan swasta. Pasar modal dalam fungsi ekonominya menyediakan fasilitas untuk memindahkan dana dari pihak yang mempunyai dana (lender) ke pihak yang memerlukan dana (borrower).
download: landasan teori
download : metode penelitian
download analisis data dibawah

Selasa, 06 Maret 2012

penerapancapm dalam analisis hubungan risiko dan tingkat keuntungan pada saham-saham industri electronic and ofice equipment di bursa efek jakarta


Pasar modal adalah pasar untuk berbagai instrumen keuangan atau sekuritas jangka panjang yang bisa diperjualbelikan, baik yang diterbitkan oleh pemerintah, public authorities maupun perusahaan swasta. Dalam melaksanakan fungsi ekonominya pasar modal menyediakan fasilitas untuk memindahkan dana dari lender ke borrower, yaitu pihak yang mempunyai dana ke pihak yang memerlukan dana.
Dari sisi borrower tersedianya dana dari pihak luar memungkinkan mereka melakukan investasi tanpa harus menunggu tersedianya dana dari hasil operasi perusahaan sedangkan sisi lender menyediakan dana tanpa harus terlibat langsung dalam kepemilikan aktiva yang
download : landasan teori
download : profil perusahaan
download : metode penelitian
download : analisis data

Sabtu, 03 Maret 2012

pembentukan portofolio yang optimal pada perusahaan real estate di bursa efek jakarta periode tahun 2000 – 2003


Globalisasi dunia keuangan mengalami perkembangan dan kemajuan yang pesat sejak memasuki kurun waktu 80-an yang berpengaruh terhadap perekonomian nasional, khususnya dunia usaha dan keuangan. Dampak globalisasi sektor ekonomi dan keuangan perlu mendapat perhatian serius, sejauh mana kesiapan dan antisipasi masyarakat terutama pemakai jasa keuangan dalam menghadapi tantangan global di masa depan, mengingat sistem ekonomi satu dengan yang lain akan saling berinteraksi sehingga akan menimbulkan permasalahan yang kompleks.
Dewasa ini Indonesia merupakan Negara yang sedang membangun di segala bidang, baik melalui pembangunan jangka pendek maupun jangka panjang. Titik berat

Rabu, 29 Februari 2012

analisis pengaruh suku bunga deposito, inflasi dan kurs rupiah terhadap harga saham pada industri perbankan di bursa efek jakarta (periode tahun 2004-2005)


Perkembangan dunia usaha dewasa ini menuntut para pengusaha untuk lebih tanggap terhadap setiap perubahan yang terjadi di sekelilingnya. Perusahaan yang unggul dan kompetitif yang akan mampu bertahan dalam persaingan yang semakin ketat dewasa ini dan demikian pula sebaliknya. Untuk dapat memenangkan persaingan setiap perusahaan harus memiliki kinerja perusahaan yang baik. Kinerja perusahaan akan sangat berpengaruh pada perusahaan itu sendiri baik pada investor yang menanamkan modalnya maupun investor yang akan menanamkan modalnya pada suatu perusahaan
Investor sebagai pihak yang memegang peranan penting dalam menentukan nilai saham suatu perusahaan akan melihat kondisi kinerja perusahaan yang

Minggu, 29 Januari 2012

keputusan investasi di pasar modal bursa efek jakarta dengan analisis portofolio saham (pada industri logam dan sejenisnya)


Perusahaan merupakan sekelompok orang yang bekerjasama dalam mencapai suatu tujuan. Dalam arti sekelompok orang yang terdiri atas pimpinan dan karyawan, yang harus dimotivasi dan dikoreksi bila menyimpang dari arahan pencapaian tujuan perusahaan. Karena apabila manajemen kehilangan kendali maka hal-hal yang tidak dapat terjadi.
Perusahaan banyak melakukan kebijaksanaan yang bertujuan untuk meningkatkan investasi pada perusahaan tersebut. Pemilik perusahaan tidak segan-segan mengundang pihak asing untuk melakukan investasi pada perusahaan tersebut apabila diperkirakan modal dalam negeri kurang mampu meningkatkan

Senin, 23 Januari 2012

pembentukan portofolio yang optimal pada aneka industri di bursa efek jakarta

Zaman yang semakin maju membawa perubahan dalam segala bidang kehidupan, seperti halnya dalam bidang ekonomi khususnya investasi. Pasar modal menunjukan peranan yang sangat penting dalam memobilisasi dana untuk menunjang pembangunan suatu Negara. Akses dana dari pasar modal telah banyak mengundang perusahaan nasional maupun patungan untuk menyerap dana dari masyarakat, meningkatkan produktifitas kerja melalui ekspansi usaha, memperbaiki struktur modal perusahaan sehingga meningkatkan daya saing perusahaan.
Pasar modal pada hakekatnya adalah jaringan tatanan yang memungkinkan pertukaran claim yang panjang, meningkatkan penambahan financial asset dan hutang, pada saat yang sama

Rabu, 18 Januari 2012

hubungan antara return realisasi saham dengan risiko realisasi saham pada perusahaan jasa transportasi yang terdaftar di bursa efek jakarta

Dalam perekonomian dewasa ini, pasar modal berperan serta dalam mengembangkan ekonomi suatu negara. Pasar modal merupakan bagian dari pasar keuangan yang berfungsi untuk menyalurkan dana dari pihak yang berkelebihan dana (leader) kepada pihak yang kekurangan dana (borrower). Dalam pasar modal akan terjadi transaksi yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak. Pihak yang berkelebihan dana dapat mengalokasikan  sebagian dananya, begitupun sebaliknya pihak yang kekurangan dana dapat memperoleh dana pinjaman dari pihak yang mengalokasikan dana berlebih. Perhimpunan dana ini dilakukan dengan cara menerbitkan saham, obligasi atau